Sabtu, 03 Oktober 2009

Cooling Fan


Syukur alhamdulillah beberapa hari ini di berikan kesempatan waktu untuk menulis kembali postingan ini tentang seputar Air conditioner, selagi tidak ada kesibukan di alam nyata mencoba mengisi waktu di alam maya agar bisa kembali menyapa sobat sekalian, mudah-mudahan aja gak bosan berkunjung ke blog ane yang ngomongin AC melulu *dari pada ngomongin orang* jadi ghibah kate kang tejo yang punya moto Man jadda wajada yang saat ini lagi mengencangkan ikat pinggangnya yang kendur, he..he...


Seperti yang terlihat pada gambar diatas adalah sebuah mesin pendingin (Cooling Fan) yang di pergunakan untuk menjaga kestabilan suhu di dalam ruang kontrol panel mesin, karena panel kontrol tersebut suhunya harus selalu terjaga minimal 240 C bila tidak maka akan mempengaruhi kinerja pada sistem mesin jadi error, maka dari itu kondisi Cooling fan tersebut harus benar-benar terjaga dan terkontrol selalu, "kata salah satu Tekhnisi di PT tersebut".

Pada kasus gayus ini terjadi adalah hanya kipas saja yang berkerja sementara kompresornya tidak bekerja. nah untuk mengetahui apakah kompresor bekerja atau tidak, bisa di lakukan dengan dua cara, yaitu mengecek aliran listrik yang melewati kompresor dan tekanan refrigerant di dalam pipa.
1. Pengechekan arus yang masuk ke kompresor gunakan tang ampere meter, kemudian jepit salah satu kabel yang masuk ke kompresor (positif atau negatif), selanjutnya sesuaikan hasil pengukuran tadi dengan arus listrik standart (current ampere) yang tertera pada unit ac (name plat), jika tang ampere nmeter tidak menunjukan adanya arus listrik di pastikan kompresor tidak bekerja alias mati (
cara mengganti kompresor )
2. Pengecheckan tekanan refrigerant pada pipa kompresor, sayang sekali pada cooling fan ini tidak terdapat pulve pentil karena masih bawaan pabrikan (orisinil) jadi untuk mengecek tekanan freonya tidak bisa berbeda dengan AC yang biasa di pasang di rumah ataupun di kantor.

Foto foto Cooling fan telanjang nih...!

 

 


Setelah dilakukan pengechekan pada kompresor tsb maka dengan sangat terpaksa harus di rawat inap dulu di bengkel karena kompresornya harus di ganti dengan yang baru, kompresor yang lama di pinjem sama Temon bin Sanusi belom di balikin,...
to be continue.....

0 komentar:

Posting Komentar